Salah satu tempat di bagian selatan Lombok Timur (Lotim), desa yang mana profesi penduduknya sebagian besar adalah nelayan, rumah-rumah disini menggunakan panggung-panggung yang di dirikan diatas pasir satu dengan lainnya saling berdekatan. Bahasa sehari-hari yang dipakai adalah Bahasa Bugis. Kambing ternak penduduk dibiarkan berkeliaran dengan sengaja, kambing memakan rumput dedaunan dan sampah-sampah sekitarnya.
Sekilas tentang Tanjung Luar.
Tanjung Luar terletak di Desa Tanjung Luar Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Jalan mudah di akses melalui Praya ke timur melalui jalan besar menempuh Keruak kemudian lurus ke timur sampai ke Desa Pijot kemudian hanya belok kanan.
Tempat ini digunakan sudah puluhan tahun sebagai pasar tradisional khusus ikan dimana semua jenis ikan termasuk hiu (shark) ikan-ikan disini hampir semua segar. Banyak sekali nelayan mendarat ke pinggir bertujuan untuk menjual hasil tangkapanya dengan begitu orang-orang dengan mudah mendapatkan berbagai jenis ikan-ikan segar yang murah disini.
Ibu-ibu sedang berjualan di Tanjung Luar – Lombok Timur.
Salah satu pasar ikan terbesar di Lombok Timur yaitu Tanjung Luar.
Keunikan tempat ini adalah jenis ikan-ikannya seperti berbagai jenis hiu besar maupun kecil dilelang disudut pasar bergelempar hiu-hiu besar/kecil yang sudah diawetkan, pelelangan ikan terjadi setiap hari adapun ikan yang sengaja dilelang seperti jenis hiu.
Tempat ini berperan besar, juga tentu mempunyai daya tarik sendiri, selain digunakan sebagai pasar ikan tempat ini juga digunakan sebagai pelabuhan semetara ke Pantai Pink karnanya jalur lautnya yang berdekatan dengan pantai-pantai di selatan.
Pesona tanjung luar lokal dan wisatawan bahagia itu datang ketika uang digenggam dan impian menjadi kenyataan, matahari terbit dari ujung timur terpancar sinarnya keseluruh penjuru alam namun aktivitas sudah dimulai pada saat itu.
Nelayan dan pembeli sibuk sedang tawar-menawar mencari kecocokan harga dengan ikan yang akan dibeli. Gemerlap pasar ikan yang sibuk ibu-ibu berkeliling pasar sedangkan dibagian pojok pasar sedang diselenggarakan lelang ikan berjenis hiu.
Pemandangan lain berbeda ketika orang-orang asing (bule) ikut berbaur didalamnya berkeliling melihat fenomena yang tidak biasa di negaranya tersebut. Orang-orang sibuk dengan aktivitasnya, berbagai jenis ikan bergelamparan dan sedangkan lautan didepannya. Mereka kelihatan asing, penasaran dan sibuk memotret. Bagi warga lokal penampilannya yang berbeda membuat mereka tidak lepas dari perhatian warga yang sedang sibuk tersebut. Orang-orang menyapa, senyum ramah kepada mereka.
Suasana sedang membeli ikan dari nelayan Tanjung Luar – Lombok Timur
Cheap trade terjadi dengan masyarakat pembeli dan nelayan sedangkan wisatawan mengambil perhatian kepada mereka degan cara memotret. Wisatawan transit dari Tanjung Luar seperti Pantai Pink.
Memang indah jika tempatnya indah, dengan gemerlap akitivitas yang tak berhentinya di siang hari Tanjung Luar menyuguhkan pemandangan yang hidup, sebagai jalan alternatif ke semenanjung Tanjung Ringgit melalui jalan laut lebih dekat dibandingkan dengan jalur darat, perjalan darat yang cukup menguras waktu disertai degan infrastruktur yang tidak memadai.
Mulai pagi sampai sore tempat ini dipakai sebagai harbour oleh wisatawan yang mau menyebrang ke Pantai Pink, Pulau Pasir, dan beberapa pantai di Tanjung Ringgit.
Wisatawan yang datang menggunakan transportasi bus pariwisata dan travel. Wisatawan yang datang kebanyakan trip, trip ini berlangsung selama tujuh sampai delapan jam kemudian kembali melalui Tanjung Luar. Wisatawan biasanya puas karna melihat banyak pantai-pantai nan indah di seputaran Lombok Timur Selatan.
Mereka datang dari Senggigi, Mataram, Kuta Lombok, kalangan turis ini kebanyakan menyebrang ke Pantai Pink dan kembali sekitar sorenya adapun turis yang khusus berkunjung ke Tanjung Luar saja dan khusus menginap untuk beberapa malam seperti turis-turis backpaker dengan segaja khusus datang ke Tanjung Luar menikmati seafood dan melihat ikan-ikan besar.
Sedangkan bagi wisatawan yang berniat menginap, masih ada solusi dengan cara membuat reservasi di homestay.com di Keruak, Pijot, Joruwaru maupun di Ekas. Home Stay.com menyediakan info tentang penginapan disini
Tanjung luar dimanfaatkan fungsinya oleh masyarakat lokal dan wisatawan selain pasar ikan dan sebagai pelabuhan bagi turis-turis di manfaatkan juga sebagai wisata murah meriah bagi wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara karna akses kesana bagus. Gemerlap sunset Tanjung Luar memamerkan banyak jenis ikan segar terutama ikan berjenis hiu. Fenomena unik ini akan membuat Tanjung Luar menjadi akan semakin banyak orang berkunjung kesana. Adapun penulis merekomendasikan tempat ini sebagai tempat wisata dengan cara cukup datang ke Tanjung Luar saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.