Setelah cerita kemarin berhenti di Bukit Puthuk Setumbu, kali ini saya akan melanjutkan kembali cerita perjalanan saya di Kota Yogyakarta. Banyak sekali tempat yang saya kunjungi mungkin akan bercerita mengenai perjalanan saya satu demi satu *Horay…… sudah menemukan berkas – berkas liburan*

Setelah puas memanjakan mata di Bukit Puthuk Setumbu, saya bergegas pindah ke satu tempat yang dekat sekali dengan Bukit Puthuk Setumbu, yaitu Gereja Ayam yang terletak di Bukit Rhema tak jauh dari 2,5 Km sebelah barat Candi Borobudur, Karangrejo, Dusun Gombong,Jawa Tengah.

Bagian Depan Gereja Ayam Bukit Rhema

Konon tempat ini memiliki misteri karena lokasinya dikelilingi oleh hutan tapi sebagian orang mengenalnya sebagai Rumah Doa. Pada tahun 2000 katanya Gereja Ayam ini ditutup karena biaya kontruksi yang terlalu tinggi. Namun, banyak warga yang turut merasakan manfaat Gereja Ayam ini, nah kemudian, katanya sih ada warga yang bersedia menyediakan lahan rumahnya di kaki bukit untuk dijadikan lahan parkir pengunjung, awal nya saya ingin mengunjungi Gereja Ayam ini karena bentuknya yang unik dan terlebih misteri yang disimpan didalamnya ketika saya membaca di internet.

Harga masuk ke sini cukup dengan membayar Rp. 5,000 – 10,000 /orang untuk masuk ke lokasi ini, kita pun harus berjalan kurang lebih sekitar 5 menit untuk berada di Gereja Ayam ini. Bangunan Gereja Ayam ini meliputi 4 tingkat yaitu 1. Tingkat Pertama (Langit Langit Gereja) 2. Tingkat Kedua (Leher Ayam) 3. Tingkat Ketiga (Paruh Ayam) 4. Tingkat Keempat (Mahkota Ayam) .

 

Ada Beberapa Tempat Duduk Di Dalamnya

 

Kondisi Di Lantai 1 Gereja Ayam

Setelah kalian masuk akan menemukan satu demi satu tingkatan tersebut , ketika saya memasuki tingkat pertama disuguhkan dengan pemandangan yang berpadu dengan badan hingga ekor dan banyak sekali sebuah coretan dinding yang art banget *cie gt*

Oke lanjut, ketika saya sudah berada di tingkat 3 nih agak sempit juga mungkin karena dekat dengan lantai paling atas. Dan Wooow!! Ini pemandangan dari atas Gereja Ayam yang sangat bagus sekali, penuh dengan hutan dengan latar belakang Gunung Merapi (kuncen gunung tersebut ialah Mbah Marijan) dan pemandangan hutan yang diselimuti oleh awan. Sayang…. waktu saya kesini agak sedikit berlumpur di puncak Gereja Ayam tersebut karena mungkin semalam diguyur hujan.

Puncak Gereja Ayam Dengan Beberapa Awan Menyelimuti

Puncak Gereja Ayam tersebut hanya cukup 5-10 orang karena sangat kecil sekali, Kamipun berjalan kembali ke bawah setelah menghilangkan rasa penasaran untuk berada di puncak Gereja Ayam yang konon menjadi misteri bagi orang orang dan menjadi salah satu tempat yang unik di daerah Magelang

Bentuk Puncak Gereja Ayam Yang Hanya Menampung 5-10 Orang

Jadi untuk kalian yang ingin mengunjungi daerah Magelang, jangan lupa untuk mengunjungi juga tempat ini ya….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.