Gunung Munara – Rumpin Bogor Cocok untuk Hiking ringan

1
192

Liburan oh liburan… menikmati liburan walaupun hanya sejenak rasanya cukup untuk mengembalikan semangat untuk kembali beraktivitas. Tapi yang jadi masalah, saya tidak punya cukup banyak waktu maupun teman-teman saya yang lainnya. Kami harus menyatukan jadwal untuk pergi liburan bersama, ga asik kan kalo saya hanya liburan sendirian saja. Untungnya banyak kabar beredar bahwa ada nih Gunung Munara yang letaknya tidak jauh dari Ibukota dan cukup dengan naik motor saja kita bisa sampe kesana.

Gunung Munara tidak terlalu tinggi untuk disebut gunung, ketinggannya 1.119 mdpl mungkin lebih cocok disebut bukit. Bagi pendaki pemula cocok nih untuk hiking ringan disini. Sama halnya dengan saya dan teman-teman yang sebelumnya memang belum pernah mendaki gunung dan hal ini membuat kami excited. Kami membawa ransel dan isinya hanya minuman untuk berjaga-jaga kalo haus saat mendaki, selain itu tidak ada persiapan khusus.

Waktu tempuh dengan motor saat itu 2-2,5 jam dan tidak terlalu macet, kami melalui daerah Parung lalu Rumpin. Kali pertama bagi kami menuju ke daerah Rumpin, kami menggunakan GPS namun saat sudah hampir sampai tetap agak bingung juga dan akhirnya kami bertanya beberapa kali dengan warga sekitar. Perjalanan singkat, tidak terlalu jauh dan yang utama adalah murah meriah. Sampai ditempat tujuan lalu kami parkir dan sudah ada beberapa orang yang menjaga parkiran untuk mengatur motor-motor pengunjung yang saat itu cukup ramai. Terlihat juga ada warung-warung untuk jajan dan rumah warga disekitar tempat parkir. Oke kami pun bergegas membeli tiket masuk seharga 15 ribu/orang dan 5/ribu untuk biaya parkir saat itu dan langsung memasuki lokasi. Kami pun berjalan dan menyebrangi jembatan yang terdapat sungai dibawahnya, suasana cukup ramai juga banyak wisatawan yang berendam atau sekedar bermain air. Ingin rasanya main disungai, maklum jarang melihat sungai tapi harus ke tujuan utama dulu nih mendaki Gunung Munara.

Jalur pendakian seperti lorong yang disampingnya batu-batuan yang tinggi

Kami mendaki, saat itu tanah cukup licin karena sebelumnya sempat gerimis. Kurangnya pengalaman mendaki sampai ada teman saya yang terpeleset karena memakai sepatu yang alasnya mungkin tidak cocok untuk mendaki. Jadi kami lebih berhati-hati ketika naik menanjak, saling membantu, berpegangan, memastikan jangan sampe ada teman yang terjatuh lagi dan ternyata hal kecil bisa mempererat pertemanan ya. Selama perjalanan terdapat juga nih warung minuman jadi tenang deh bagi kalian yang lupa membawa minum atau kehabisan minuman kalian bisa beli disini.

                   Menanjak dan berpapasan dengan pendaki lainnya
         Tebing batu cocok untuk kegiatan panjat tebing

Masih di keadaan mendaki kami melihat akar-akar pohon yang besar menjulur dari tebing batu yang harus kita lewati. Melihat akar-akar tersebut membuat saya berfikir berapa ya umur pohon tersebut, akarnya besar-besar banget. Disana juga banyak batu-batu tinggi, bagi pendaki yang hobi panjat tebing mereka memanjat bebatuan tersebut dan sudah disediakan juga tali. Perjalanan menuju ke puncak sekitar 1-1,5 jam, kami naik keatas bebatuan yang cukup terjal untuk melihat pemandangan sekitar. Rasa capek karena menanjak hilang setelah melihat pemandangan yang menyegarkan mata. Cuacanya cukup bagus ketika kami sampai disana jadi kami punya banyak stok foto deh untuk diupload di media sosial.

                                      Tebing lainnya yang difoto dari tebing batu tempat kami duduk
                             Pemandangan dari atas tebing batu yang kami naiki

Diatas bebatuan itu kami duduk, banyak juga pendaki lainnya jadi harus berbagi atau gantian nih foto dispot yang bagus. Pemandangan hijaunya pepohonan serta tebing batu sudah tepat berada didepan mata. Saya dapat melihat tebing batu lainnya dari atas dan banyak juga pendaki yang naik ke tebing tersebut. Mission Completed, senang rasanya dapat hiking ringan ke Gunung Munara dan benar banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Setelah beristirahat kami pun turun dan sempat mampir kedekat sungai untuk sekedar merendamkan kaki setelahnya kami melanjutkan perjalanan pulang. Perlu diingat ya pakailah alas kaki yang nyaman jadi kalian ga akan terpeleset, keselamatan adalah yang utama.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.