Sabtu, 10 November 2018.. Hari dimana saya dan teman-teman merencanakan untuk berlibur karena sudah lama sekali saya dan teman-teman kampus tidak berlibur karena kesibukan masing-masing. Dari belasan orang didalam group WA akhirnya yang bisa hanya 7 orang termasuk saya. Rencana awal kita berlibur ke suatu tempat di daerah Puncak Bogor tetapi karena respon yang sangat sedikit dan dipastikan hanya wacana akhirnya memutar haluan yaitu ke Curug Leuwi Lieuk. Curug Leuwi Lieuk tidak jauh dari Curug Leuwi Hejo hanya bedanya Curug Leuwi Lieuk ini curug yang paling tinggi.

Leuwihejo

Curug leuwi hejo aja bagus banget apa lagi Curug Leuwi Lieuk yang membuat saya dan teman-teman saya sangat excited untuk kesana. Singkat cerita.. kami berangkat pukul 8 pagi karena kami menghindari macet di hari Sabtu. Perjalanan ditempuh selama 3,5 jam dari Depok sampai Sentul. Kami menggunakan kendaraan bermotor agar tidak membuang-buang waktu dan kabarnya kalau naik mobil jalan kedalamnya pun lumayan jauh belum lagi menanjaknya. Kami berangkat dari Depok dan lewat jalur Cibinong, selama perjalanan seru namun pegel juga hehe. Ditengah perjalanan kami sempat berhenti untuk membeli cemilan-cemilan dan minuman untuk disana tidak lupa membawa kantong plastik untuk sampah-sampah yang kami bawa agar tidak membuang sampah sembarangan:)

Sesampainya di sana kami dikenakan biaya parkir motor Rp. 8.000,- /motor, tidak berhenti disitu kami masih masuk lagi kedalam dan bertemu 1 pintu masuk dan dikenakan biaya lagi Rp. 15.000,-/ orang baru kami bertemu parkiran motor. Setelah parkir motor dan lain-lain kami dengan semangat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Apa yang saya bayangkan dari rumah ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi yang ada, jalurnya begitu menanjak, banyak tanah merah dan terjang.

Suasana selama perjalanan
Menanjaki anak tangga

Perjalanan kaki begitu berasa dengan jarak waktu sekitar 2 jam baru sampai di Curug Leuwi Lieuk ya.. bisa kalian bayangkan jauhhhhh sekali tapi.. kita juga melewati 2 curug untuk menyebrang yang saya lupa namanya apa dan setiap masuk curug akan dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000,- / orang.

Salah satu curug yang kami sebrangi

Setelah kami menanjak dan menurun sampai melewati 2 curug kami fikir sudah berhenti dan ini curugnya tetapi kami salah…. curug yang kami maksud masih ada diatas lagi sungguh luar biasa cuapeknya. Kami hampir putus asa *ah udah disini aja* tetapi ada temen saya bilang *udah tanggung dikit lagi*. Akhirnya kita memutuskan untuk menanjak lagi tetapi hanya 2 menit ya hanya 2 menit tp sungguh menanjak dan terjang banget! Ohiya tidak lupa kami membayar lagi sebesar Rp. 10.000,-/orang, jadi total yang sudah kami keluarkan biaya dari masuk hingga curug terakhir yaitu sebesar Rp.43.000,- / orang hingga akhirnya kami sampai pada curug yang kami maksud yaitu Curug Leuwi Lieuk.

Diantara bebatuan
Pemandangan curug

Menyesal? Tidak.. saya pribadi tidak menyesal karena BAGUS SEKALI DAN SEPI! Air yang begitu dingin dan biru membuat capek kami semua terbayar, air yang sangat bening dan bersih membuat kami kembali semangat untuk bermain air dan merelex-kan badan-badan kami sampai kami siap untuk pulang:) Usaha tidak akan mengkhianati hasil jika mau berusaha.

*note: jika ingin ke curug ini diharapkan pakai sendal yang tidak mudah licin karena dilihat dari cuaca lagi musim hujan dan juga banyak tanah merah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.